Pages

Senin, 10 Maret 2014

puisi bertema "pencemaran lingkungan"

Sungai Pelangi

Karya : abdul qowi

Hari senin warnamu merah
Hari selasa warnamu kuning
Hari rabu warnamu hijau
Hari kamis warnamu hitam

Padahal dulu airmu jernih
Memantulkan cahaya mentari pagi
Ikan-ikan berenang ke sana kemari
Anak-anak bermain air dengan riang

Kini lau memiliki banyak warna
Seperti pelangi setelah hujan
Kau berubah warna setiap hari
Akibat ulah manusia

Tapi… pelangimu tidak indah sama sekali
Pelangimu membawa petaka
makhluk hiduppun enggan mendekatimu
manusia merasa jijik melihatmu

padahal itu ulah mereka sendiri
tapi ,mereka menutup mata
enggan melihat hasil perbuatannya
seakan-akan mereka sudah tahu akibatnya




mereka membuang limbah padamu
mereka membuang sampah padamu
seakan-akan kau tempat sampah
padahal kau bukan tempat sampah

setelah itu ….
mereka menelantarkanmu
tanpa memperdulikan nasibmu….
yang ternoda sampah dan limbah

padahal…
kau di ciptakan oleh yang maha kuasa
dengan rupa sebaik-baiknya
dengan air dari mata air kasih saying-Nya
yang mengalir mengikuti ketetapan-Nya

engkau merupakan nikmat dari-Nya
menjadi sumber kehidupan di bumi
sebagai bentuk kasih saying-Nya
untuk makhluk-Nya tercinta

maka, patutkah kita
menghancurkan menghancurkan ciptaan-Nya
setelah di ciptakan dengan baik
atau membalas kebaikan dengan keburukan




padahal ia memberikan manfaat
pada manusia dan makhluk lainnya
tapi manusia memberikan keburukan padamu
membuang limbah dan sampah

dan sekarang beginilah engkau
di penuhi dengan sampah
dengan coretan limbah warna-warni
seperti pelangi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar